Guide: Memilih Cooler Laptop


Cooler notebook, tentunya Anda sudah tahu tentang barang yang satu ini jika Anda pengguna notebook. Ya, barang ini berfungsi untuk menurunkan suhu pada notebook jika Pendingin pada notebook kinerjanya sudah menurun, lebih baik bukan? Dari pada menganti HSF laptop yang harganya lebih mahal, tapi jika Anda mempunyai uang lebih, saya sarankan untuk mengganti HSF laptop.

Selain itu juga untuk memperpanjang umur laptop dengan menjegah notebook overheat, saya sarankan untuk membeli cooler notebook bersamaan saat membeli notebook, biar tambah dingin laptopnya :D.

Tapi sebelum membeli cooler untuk notebook lebih baik Anda mencari review tentang cooler di internet atau bisa bertanya pada teman/saudara yang sudah ahli dibidang notebook, agar tidak menyesal dikemudian hari.
Pada kesempatan kali ini saya akan memberi tips sebelum membeli cooler untuk notebook.

1. Ukuran notebook
Langkah pertama yaitu mengetahui ukuran notebook, itu sangatlah penting untuk menentukan seberapa lebar papan cooler dan juga kipasnya.
Jika tidak maka akan aneh pastinya, cooler yang Anda beli kecil sedangkan laptop Anda besar. Ini berpengaruh dengan kinerja cooler, bayangkan saja angin yang seharusnya mengenai panas pada notebook Anda malah mengenai bagian lain yang tidak panas. Itu sangatlah tidak efektif.
Membeli cooler yang besar sedangkan Anda memakai netbook juga kurang baik, karena hembusan angin menyebar sehingga tidak optimal.

2. Letak panas pada notebook
Dengan mengetahui letak panasnya, maka Anda akan bisa menentukan seberapa besar kipas dan letak kipas.
Akan jadi sangat buruk, jika Anda membeli cooler dengan kipas satu kecil sedangkan panas pada notebook separuh dari ukuran notebook Anda. Ada lagi jika Anda membeli cooler dengan 2 fan dibelakang sedangkan bagian panas pada depan notebook Anda. yah, batere yang kedinginan duh...
Jika notebook Anda terdapat sebuah ventilasi dibagian bawah casing notebook pilihlah cooler dengan fan, tetapi jika tidak ada ventilasinya maka pilihlah cooler mat.
cooler mat
3. Kualitas bahan
Perhatikan bahan yang dipakai untuk membuat cooler tersebut.
Kebanyakan cooler menggunakan bahan plastik untuk casing sebuah cooler karena ringan dan murah. Tapi tunggu dulu tidak semua cooler yang menggunakan bahan tersebut bisa tahan lama. Selalu periksa apakah bahan tersebut kokoh atau malah ringkih, hanya Anda yang dapat menentukannya.

4. Memilih Permukaan Cooler
Ini juga menentukan keefektifan sebuah cooler, pilihlah cooler dengan permukaan yang dapat menyerap panas, seperti metal/alumunium.
Sering sekali cooler (abal-abal) dengan permukaan plastik, ingat permukaannya! Bahan plastik tidak menyerap panas tapi malah memantulkannya.

5. Ketinggian kaki Cooler
Ini akan memberi nilai plus sendiri, karena akan memberikan udara baru yang masuk bisa lebih banyak jika cooler memiliki kaki yang cukup tinggi, dan juga memberikan kenyamana saat mengetik.
Sebenarnya ini termasuk sisi ergonomis dari cooler itu sendiri, Karena akan memberikan sebuah kenyamanan tersendiri.

6. Harga vs Fitur
Pintarlah dalam memilih antara harga dengan fitur yang diberikan.
Jika Anda berpikir yang mahal itu pasti lebih baik. Tunggu! karena itu belum tentu, sebab banyak cooler yang murah tapi sama kinerjanya dengan yang mahal. Belilah cooler sesuai dengan kebutuhan Anda.
Apa bedanya dengan cooler biasa-biasa saja dengan cooler yang bagus?
Untuk cooler biasa-biasa saja, hembusan angin yang keluar dari cooler langsung keatas mengenai bagian casing notebook, bukankah itu bagus? tunggu dulu karena hembusan itu tidak menyeluruh atau malah menyebar entah kemana. selain itu juga putaran kipas, ada yang cepat dan lambat atau bahkan tidak stabil.
Dari segi fitur malah jarang ada, saat pembelian hanya ada kardus (petunjuk langsung nempel di kardus) dan coolernya.
Sendangkan untuk cooler yang bagus, kualitasnya terjaga, penyerapan panas dan hembusan angin yang merata, ditambah pengemasannya pun rapi terjaga.
Dan untuk fiturnya bisa didapatkan seperti kaki tambahan, bantalan atau biasa disebut anti-slip, buku petunjuk terpisah, garansi, usb hub, dll.
Jadi pertimbangkan sekali lagi harga cooler apakah cocok dengan fitur yang diberikan.

Kesimpulan
- pilihlah cooler yang menyerap panas
- Utamakan efektifan. Jangan terpengaruh dengan cooler yang wah (harga maupun bentuknya).
- Pilih cooler yang sesuai dengan harga yang diberikan.

Sekian dari saya untuk tips sebelum membeli cooler, semoga bermanfaat.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Cantumkan nama dan gunakan bahasa yang mudah dimengerti agar mudah untuk dibalas.
Komentar yang dikirimkan akan dimoderasi, dengan begitu semua komentar akan dibaca.
Sangat dilarang untuk promosi atau jual beli dalam bentuk apapun, kecuali di chatbox.
Sebelum bertanya, ada baiknya baca artikel berikut FAQ, dan untuk pertanyaan yang tidak berkaitan dengan artikel di atas "OOT"  poskan di Help & Support