Artikel ini dibuat karena gagal dalam memperbaiki bad
sector secara software. Tapi ini juga bukan mengenai perbaikan bad sector.
Karena kerusakan permanen, baik secara fisik, atau logic yang memang tidak bisa
diperbaiki. Tapi HDD memiliki kemungkinan untuk bisa digunakan kembali secara
normal, dengan syarat tertentu.
Pertama, mempunyai dokumentasi hasil scan bad sector HDD terakhir. Lalu perhatikan pada ketiga contoh yang saya buat.
Pertama bad sector muncul di awal atau di akhir. Dari hasil scan bisa didapatkan bad sector terakhir berada di berapa GB. Dari situ dipisahkan bad sector dengan cara mempartisi tapi tidak perlu di format. biar kan unallocated, atau kosong, dan jangan dipakai.
- buat partisi 1 berisi 0-200GB, dan ini tidak dipakai (unallocated)
- buat partisi ke-2 pada 201-500GB, partisi ini bisa diisi data atau OS
- jika posisi bad sector di akhir, posisi partisinya dibalik. 500-300GB partisi akhir jangan format/digunakna. Sedangkan partisi awal di 0-301GB ini yang akan dipakai.
HDD akan lancar kembali karena tidak lagi menyentuh partisi yang berisi bad sector. Karena kerja HDD langsung loncat ke partisi yang sehat, sebagai awal blok partisi, lalu mengabaikan partisi yang berisi bad sector tadi.
Bad sector di tengah. Bad sector yang lokasinya di tengah akan menghasilkan dua partisi, tapi jika salah partisinya terlalu sedikit seperti kurang dari 100GB lebih baik baikan saja. Terlalu beresiko jika di isi data.
Bad sector terjadi diarea tengah akan membelah HDD menjadi dua partisi yang bisa dipakai
- Partisi awal 0-100GB, normal, bisa diisi data, kalau OS akan kurang.
- Partisi tengah 101-120GB, tetap dibuat walaupu berisi bad sector, tapi jangan di format, biarkan unallocated. ini bertujuan untuk memisahkan partisi awal dan akhir yang kondisinya normal.
- Partisi akhir 121-500GGB, dibuat dan bisa diisi data atau OS
HDD akan lancar kembali, tanpa menyentuh area bad sector. karena langsung mengakses kedua partisi yang normal tadi, dan melewati bad sector tanpa diakss.
Bad sector acak. Hasil scan yang menunujukan bad sector seperti ini sebaiknya beli HDD baru. Karena posisinya acak berpotensi munculnya bad sector baru dimana saja, lalu menyisahkan ruang yang sedikit yang tidak bisa dipakai. Semua itu menyebabkan susah untuk dipartisi.



Cara Berkomentar
1. Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti
2. Komentar tidak berisi link
3. Jika merasa komentar ditolak, baca ini: Bantuan dan Dukungan