Type Here to Get Search Results !

Pembunuhan Berencana Smartphone

Loutfiena 0

Pola yang sama berulang, sedangkan saya pernah hidup pada zaman ponsel masih menggunakan layar kalkulator yang hanya bisa telpon dan sms. Dua program tersebut berumur sangat panjang. Karena saat itu kebutuhan orang hanya sebatas komunikasi. Walaupun fitur ponsel bertambah, sampai pada akhirnya sinyal 3G muncul dan aplikasi online mulai beragam. Sejak saat itu smartphone muncul dan jika umurnya melewati lima tahun itu sudah kadaluarsa karena kebutuhan manusia bertambah begitu cepat. Sehingga device mati lebih awal dan berikut caranya.

Tidak ada update
Saya meyakini update itu tidak penting ketika sebuah sistem berjalan normal. Sialnya, update ini dipaksakan. Jadi ketika sebuah aplikasi yang penting dan sering digunakan secara konstan meminta update, namun versi android anda sudah tidak lagi mereka support maka tamat sudah device anda. Ambil contoh Whatsapp, saat ini masih mendukung os android 6. Tapi smartphone yang masih menggunakan os android 5 masih normal dan lancar tapi aplikasi whatsapp tidak bisa digunakan. Dan tidak ada cara lain kecuali anda membeli smartphone baru.

Developer Pensiun
Seandainya ada developer membuat upgrade os, maka anda dapat memperpanjang umur smartphone. Itu menjadi alternatif untuk bisa menggunakan Whatsapp tadi tanpa membeli smartphone baru. Jika tidak ada, maka custom ROM adalah alternatif kedua resikonya rentan kena virus, dan hampir tidak bisa menggunakan aplikasi finansial. Sehingga tidak disarankan untuk user awam. Tapi kebanyakan hal ini tidak mungkin karena produsen lebih memilih merilis smartphone baru daripada merawatnya agar berumur panjang.

Layanan Sistem Dihentikan
Untuk melakukan custom ROM device harus melakukan unlock bootloader. Untuk melakukan unlock butuh server dari produsen merk. Jika server itu dimatikan? Tidak ada jalan lain. Kecuali produsen membuat backdoor fisik pada board maka masih ada harapan.

Beberapa device lawas dimatikan layanannya karena produsen upgrade sistem mereka dengan segala macam fitur dan keamanan baru. Mereka tidak mau lagi menanggung server baru, jadi device lawas yang dikorbankan.

Tidak Ada Spare part
Ada produsen smartphone yang sengaja tidak membuat sparepart, mereka hanya jualan smartphone. Tiap tahunnya mereka bisa rilis versi yang terbarunya. Sehingga jika device rusak mau tidak mau harus beli lagi. Dengan begitu mereka tidak perlu lagi memikirkan os android-nya

Produk seperti ini biasanya memiliki spek rendah. Mereka sengaja melakukannya untuk memaksimalkan profit dengan mendaur ulang sisa-sisa part dari produksi sebelumnya. Device seperti ini ditujukan untuk komunikasi saja, dan jangka pendek.

Tapi jangan salah, hal yang sama juga terjadi pada produk flagship. Mereka bisa diproduksi sekali tapi awet bertahun-tahun karena diproduksi dengan part yang berkualitas. Tapi setelah rusak, sama saja jadi rongsok atau part donor.

Ini terjadi karena kebutuhan manusia yang banyak dan cepat. Sehingga mendorong produsen untuk merilis produk yang sesuai permintaan pasar. Semua itu dibuat dengan perhitungan matang. Agar device tersebut dapat rusak dalam waktu singkat, atau awet sampai ditinggalkan oleh user-nya. Tujuannya agar perusahaannya bisa tetap hidup, dan terjadi sebuah siklus. Sehingga teknologi, desain, dan kebutuhan berjalan dan terus berkembang.
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Show ad in Posts/Pages